Pemotor Meninggal Akibat Ditikam ODGJ di Bandung
Sebuah insiden tragis dan mengejutkan terjadi di Bandung, Jawa Barat, ketika seorang pemotor dilaporkan meninggal akibat ditikam oleh Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Peristiwa ini menimbulkan duka mendalam bagi keluarga korban dan memicu kekhawatiran publik mengenai penanganan ODGJ serta keamanan di ruang publik.
Peristiwa mengerikan ini terjadi pada Sabtu sore, 17 Mei 2025, sekitar pukul 16.30 WIB, di Jalan Cihampelas, Kota Bandung. Korban, seorang pemuda berinisial RD (25), yang sedang mengendarai sepeda motornya, tiba-tiba dihentikan oleh seorang pria yang diketahui sebagai ODGJ. Tanpa peringatan, ODGJ tersebut langsung menyerang korban dengan senjata tajam, mengakibatkan RD meninggal akibat ditikam di lokasi kejadian.
Saksi mata di lokasi kejadian, Bapak Tono (50), seorang pedagang kaki lima, segera melaporkan insiden tersebut kepada pihak berwajib. Tak lama kemudian, tim kepolisian dari Polsek Bandung Wetan dan Satreskrim Polrestabes Bandung tiba di lokasi. Pelaku, yang belakangan diketahui berinisial YN (40) dan memang dikenal sering berkeliaran di area tersebut, berhasil diamankan oleh warga dan petugas tanpa perlawanan berarti.
Menurut keterangan Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Hendrawan, SH, SIK, MH, pada Minggu, 18 Mei 2025, pelaku YN telah dibawa ke rumah sakit jiwa untuk observasi dan penanganan medis lebih lanjut terkait kondisi kejiwaannya. “Korban meninggal akibat ditikam di dada dan perut. Kami masih mendalami kronologi lengkap dan motif dari kejadian ini. Pelaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku setelah status kejiwaannya dipastikan,” jelas AKBP Hendrawan. Jasad korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Sartika Asih untuk autopsi.
Kasus ini kembali menyoroti urgensi penanganan ODGJ di tengah masyarakat. Penting bagi pemerintah daerah dan lembaga terkait untuk memiliki sistem yang lebih komprehensif dalam mendata, merawat, dan merehabilitasi ODGJ, terutama mereka yang berpotensi membahayakan diri sendiri atau orang lain. Tragedi di mana seorang pemotor meninggal akibat ditikam oleh ODGJ ini menjadi pengingat yang menyakitkan bahwa kesehatan mental adalah isu serius yang memerlukan perhatian dan solusi nyata dari semua pihak.
