Penjaga Warung Ditusuk OTK Kejadian di Wilayah Bandung Barat

Sebuah aksi kekerasan terjadi di wilayah Bandung Barat, ketika seorang Penjaga Warung Ditusuk oleh orang tidak dikenal (OTK). Insiden ini terjadi pada hari Kamis, 22 Mei 2025, sekitar pukul 03.00 WIB dini hari, dan menyebabkan korban mengalami luka serius. Pihak kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap identitas dan motif pelaku di balik kejadian yang meresahkan ini.

Korban adalah Bapak Rohman (55), seorang penjaga warung kelontong yang berlokasi di Jalan Raya Padalarang. Menurut keterangan saksi mata, Bapak Heri (40), seorang pengemudi ojek online yang sedang melintas, ia melihat dua orang tak dikenal mendatangi warung Bapak Rohman. Sempat terjadi adu mulut singkat sebelum salah satu pelaku tiba-tiba menusuk korban dan keduanya langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor.

Warga sekitar yang mendengar teriakan korban segera mendatangi lokasi. Bapak Rohman ditemukan tergeletak bersimbah darah dengan luka tusuk di bagian perut. Warga dengan cepat memberikan pertolongan pertama dan melarikan Penjaga Warung Ditusuk tersebut ke Rumah Sakit Cahya Kawaluyaan Padalarang untuk mendapatkan penanganan medis darurat. Kondisi korban dilaporkan stabil setelah menjalani operasi.

Laporan mengenai Penjaga Warung Ditusuk ini segera diterima oleh Polsek Padalarang. Tim Reserse Kriminal Polres Cimahi bersama Polsek Padalarang yang dipimpin oleh Kasat Reskrim AKP Dwi Purwanto, langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas mengumpulkan barang bukti, termasuk pisau yang diduga digunakan pelaku, serta memeriksa rekaman CCTV dari beberapa toko di sekitar lokasi kejadian untuk mengidentifikasi ciri-ciri pelaku.

Kapolres Cimahi, AKBP Denny Agung, menyatakan bahwa pihaknya akan bekerja keras untuk menangkap pelaku. “Kami sedang mendalami motif di balik penusukan ini, apakah ini murni perampokan atau ada motif lain. Penjaga Warung Ditusuk ini akan kami berikan perlindungan dan pendampingan. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan,” tegas AKBP Denny Agung dalam keterangannya. Polisi juga meminta kerja sama masyarakat untuk melaporkan jika memiliki informasi terkait insiden ini demi membantu proses penyelidikan dan penangkapan pelaku.